Categories

Archives

Anda Pengunjung ke :

Website counter

Skripsi ” HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MODAL SOSIAL KARYAWAN DI PTPN XII (PERSERO) KEBUN BANGELAN, KECAMATANWONOSARI, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR The relationship of leadership style to the social capital of employees in PTPN XII (Persero) bangelan plantation, wonosari district, malang regency, east java “

HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MODAL SOSIAL KARYAWAN DI PTPN XII (PERSERO) KEBUN BANGELAN,

 KECAMATANWONOSARI, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR

The relationship of leadership style to the social capital of employees in PTPN XII (Persero) bangelan plantation, wonosari district, malang regency, east java

Harpa Ranusono1),Ir. Agustina Shinta H.W.,MP2), Dwi Retno Andriani,SP,.MP2)

1) Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang

2) Dosen Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang

Abstract

 

When entering an era of globalization, more intense competition would thus capable of igniting various good company services and products compete in competitive. Companies must be able to develop their competence in order to be able to survive and continue to experience growth. In a company composed of different sorts a human character that can cause a different view point about companies, so as to goals of the company needed the cooperation of all components existing. The leadership role as the driving force of all human resources and other resources that exist in the Organization, and also as a key factor in managerial aspects. The presence of a leader in a company is the most important because it is the backbone and has a strategic role in achieving the company’s goals and social capital formation employees. This research is done in PTPN XII (Persero) Bangelan Plantation, Wonosari District, Malang Regency, East Java. In terms of reform this organization the level of awareness employees are required to be adapting to change that will happen. A change that occurs demanding leaders should be able to adjust leadership according to the situation that happens. The leader of the Organization should be able to use the appropriate leadership style to determine which glues things capable of accelerating the adaptation to changes in the Organization so that employees participate in changes. Based on the description writer interested to perform research on social capital leadership style relations with employees. This study aims to know how big the style of leadership against capital employees to achieve social vision company.Analytical methods used to measure the relationship of leadership style to the social capital of employees is SmartPLS. In addition, researchers also use descriptive analysis method for describing data that has been collected and provides an overview of the phenomenon is happening regarding leadership style and social capital in PTPN XII (Persero) farm Bangelan. The results of the research are leadership styles and social capital already has a valid estimator construck in convergent validity indicator test, reliability test of discriminant and validaty. The value obtained from the results of this analysis of all indicators have values above 0.5.The coefficient of determination R2 has a value of 0.790 which can be expressed that the model either.The magnitude of the coefficient of the parameters of the relationship of leadership style to the social capital of 0.889, meaning that there is a positive relationship of the leadership style of social capital. The t-test can be seen that 9.553 bigger than t-table (1.96). Thus it can be concluded that leadership style has a positive and significant relationship to social capital employees. By reading the table above where the value of the T-statistic is the leadership style of the social capital of 9.553>1.96.Indicator most dominant namely. Visionary leadership style that construckby style of leadership 0.844. While indicator construck by 0.922 is social capital of social norm

 

Keywords : leadership style, social capital

                                                                 

 

ABSTRAK

Pada saat memasuki era globalisasi, persaingan akan semakin ketat sehingga mampu memicu berbagai perusahan baik bidang jasa maupun produk bersaing secara kompetitif. Perusahaan harus dapat mengembangkan kompetensinya agar mampu bertahan dan terus mengalami pertumbuhan. Di dalam perusahaan terdiri dari berbagai macam karakter manusia yang dapat menyebabkan sudut pandang yang berbeda tentang perusahaan, sehingga untuk mencapai tujuan perusahaan dibutuhkan kerjasama dari seluruh komponen yang ada. Kepemimpinan berperan sebagai penggerak segala sumberdaya manusia dan sumber daya lain yang ada dalam organisasi, dan juga sebagai faktor kunci dalam aspek manajerial. Keberadaan pemimpin dalam perusahaan merupakan hal yang terpenting karena merupakan tulang punggung dan memiliki peranan yang strategis dalam mencapai tujuan perusahaan dan pembentukan modal sosial karyawan. Penelitian dilakukan di PTPN XII (Persero) Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam hal reformasi organisasi ini, tingkat kesadaran karyawan dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi. Perubahan yang terjadi menuntut pemimpin harus mampu menyesuaikan kepemimpinan sesuai dengan situasi yang terjadi. Pemimpin organisasi harus mampu menggunakan gaya kepemimpinan yang sesuai untuk mengetahui hal-hal perekat yang mampu mempercepat adaptasi organisasi terhadap perubahan agar karyawan berpartisipasi dalam perubahan. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai hubungan gaya kepemimpinan terhadap modal sosial karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan gaya kepemimpinan terhadap modal sosial karyawan untuk tercapainya visi perusahaan. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur hubungan gaya kepemimpinan terhadap modal sosial karyawan adalah SmartPLS. Selain itu, peneliti juga menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendeskripsikan data yang telah terkumpul dan memberikan gambaran umum mengenai fenomena yang terjadi mengenai gaya kepemimpinan dan modal sosial padaPTPN XII (Persero) Kebun Bangelan. Hasil dari penelitian, antara lain gaya kepemimpinan dan modal sosial sudah memiliki konstruk pengukur yang valid dalam uji indikator validitas konvergen, validtas diskriminan dan uji reliabilitas. Nilai yang didapat dari hasil analisis ini semua indikator memilik inilai di atas 0.5. Koefisien determinasi R2 memiliki nilai sebesar 0.790 yang dapat dinyatakan bahwa model baik. Besarnya koefisien parameter dari hubungan gaya kepemimpinan terhadap modal sosial sebesar 0.889, artinya terdapat hubungan yang positif dari gaya kepemimpinan terhadap modal sosial. Uji t-satistiknya dapat dilihat bahwa 9.553 lebih besar dari t-tabel (1.96). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap modal sosial karyawan. Dengan membaca tabel di atas dimana nilai T-Statistik gaya kepemimpinan terhadap modal sosial sebesar 9.553>1.96. Indikator yang paling dominanya itu gaya kepemimpinan visioner yang dikonstruk oleh gaya kepemimpinan sebesar 0.844. Sedangkan indikator yang dikonstruk oleh modal social sebesar 0.922 adalah norma sosial.

Kata Kunci : gaya kepemimpinan, modal sosial

Comments are closed.