Home > Abstrak, Agroekoteknologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Skripsi, Skripsi Tanah > Skripsi ” Estimasi Sedimentasi di Bendungan Wonorejo Menggunakan Sistem Informasi Geografis Estimation of Sedimentation in Wonorejo Dams Using Geographic Information Systems ”

Skripsi ” Estimasi Sedimentasi di Bendungan Wonorejo Menggunakan Sistem Informasi Geografis Estimation of Sedimentation in Wonorejo Dams Using Geographic Information Systems ”

January 27th, 2014
SKR-FP-T- 2013-60 Siti Laelatul Ropiah  0910480154 Estimasi sedimentasi di bendungan wonorejo menggunakan sistem informasi geografis  Ilmu Tanah  Dr Ir Sudarto MS Ir Didik Suprayogo MSc PhD

Estimasi Sedimentasi di Bendungan Wonorejo Menggunakan

Sistem Informasi Geografis

 

Estimation of Sedimentation in Wonorejo Dams Using Geographic Information Systems

Siti Laelatul Ropiah1, Sudarto2, Didik Suprayogo2

1) Mahasiswa Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang

2) Dosen Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang 

ABSTRAK

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan salah satu komponen yang terdapat dalam siklus hidrologi yang memiliki kondisi fisik bagian hulu berupa pegunungan dan perbukitan. Pada daerah tangkapan air atau DAS bagian hulu yang mempunyai lereng curam umumnya ditemukan erosi. Erosi tersebut menyebabkan terjadinya proses pengendapan atau sedimentasi di daerah kaki bukit yang relatif datar, seperti: sungai dan waduk. Kondisi lahan yang tidak sesuai dengan kaidah konservasi berpengaruh terhadap besarnya erosi dan sedimentasi di bagian hilir DAS. Perkiraan tingkat erosi tanah dengan metode RUSLE yang dilakukan secara spasial menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Erosivitas, erodibilitas, kemiringan dan panjang lereng, dan sistem penanaman serta konservasi merupakan parameter data yang dimasukkan dalam pendekatan RUSLE. Penerapan penggunaan lahan sesuai kemampuan lahan memiliki hasil erosi dan sedimen paling rendah dibandingkan dengan penggunaan lahan lainnya. Penerapan penggunaan lahan yang mengikuti kelas kemampuan lahan dan kaidah konservasi dapat menekan laju erosi dan sedimen.

Kata kunci: erosi, sedimentasi, RUSLE, dan sistem informasi geografis

ABSTRACT

Watershed (DAS) is one of the components contained in the hydrological cycle which has the physical condition of the upper reaches of the mountains and the hills. Erosion is commonly found in the watershed or the rivers/ upper course that has a abrupt slope. The erosion causes the process of sedimentation in the area of foothills that is relatively flat, such as: river and dam. The condition of such land impact on the magnitude of erosion and the increasing of sedimentation at the downstream of the riverbank. The estimate for the soil erosion is conducted with the RUSLE method in spatial using software of Geographic Information System (GIS). Rainfall erosivity, soil erodibility, slope length and slope steepness, and a system of planting and conservation are the parameters included to the RUSLE approach. The implementation of the land usage according to the land availability has the erosion results and the lowest sediment compared to the usage of other lands. The usage of land based on the class of land availability and the conservation terms can decrease the potention of erosion and sediment.

Key word: erosion, sedimentation, RUSLE, and geographic information systems

 

 

 

Comments are closed.