Home > Abstrak, Agroekoteknologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Skripsi, Skripsi Tanah > Skripsi ” Karakterisasi faktor keberhasilan tanaman penghijauan berbasis agroforestri hasil kebun bibit rakyat ( kajian sifat fisik tanah dan minat petani )”

Skripsi ” Karakterisasi faktor keberhasilan tanaman penghijauan berbasis agroforestri hasil kebun bibit rakyat ( kajian sifat fisik tanah dan minat petani )”

January 27th, 2014
SKR-FP-T- 2013-59 Nunik Anggraeni Puspitaningtyas  0910480126  Karakterisasi faktor keberhasilan tanaman penghijauan berbasis agroforestri hasil kebun bibit rakyat ( kajian sifat fisik tanah dan minat petani )  Ilmu Tanah  Ir Didik Suprayogo MSc PhD  Ir Maria Bernadetha Mitakda PhD

KARAKTERISASI FAKTOR KEBERHASILAN TANAMAN PENGHIJAUAN BERBASIS AGROFORESTRI HASIL KEBUN BIBIT RAKYAT: Kajian Sifat Fisik Tanah Dan Minat Petani

. CHARACTERIZATION FACTOR of REGREENING SUCCESS BASED on AGROFORESTRY PRODUCT of SOCIETY SEED GARDEN: Soil Physics Characteristic and Farmer Interest Study

Nunik Anggraeni Puspitaningtiyas 1), D.Suprayogo, 2) B.Mitakda 3), K.Hairiah,2)

1) Mahasiswa Agroekoteknologi Minat Manajemen Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang

2)Dosen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang

3)Dosen Statistika, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya Malang

ABSTRACT

The effort of Indonesian Government on reducing the use of un-renewable energy by planting more trees on degraded land. This activity is done by involving the community through the development of KBR (Kebun Bibit Rakyat = Community Seedling Nursery) programs to produce good quality of seedlings in large quantities. KBR tree seedlings are planted on critical farmer owned land in agroforestri system, nevertheless the evaluation of plant growth has still not been done.  Aims of this research: (1) to analyze influence of the soil physical condition (bulk density (BI), soil porosity and aggregate stability) on plant growth result of KBR, (2) to evaluate the correlation of farmer’s interest (preference) on tree species with plant growth result of KBR, (3) to analyze the dominant factor limiting plant growth (biophysical factor or farmer’s interest). The research is conducted based on survey sampling in Malang regency, in March till July 2013, using nested design with 2 factors: the location ( Wringinsongo, Dawuhan, Waturejo, Wonosari ) and plant species i.e. sengon (Paraserianthes falcataria), cacao (Theobroma cacao), jackfruit (Arthocarpus heterophyllus). The result of the study shows that: (1) Soil physical condition in research location is diversity (p-value < 0,05), but doesn’t firm connection between diversity of soil physical condition with DBH and plant height Cacao, Jackfruit and Sengon age 2 years. The third trees have a tolerance diversity soil physical in research area, (2) Social-economy condition (farmer’s interest) relative do together in research location (p-value > 0,05) so  difference of farmer’s interest of important value tree not correlate significantly of DBH and plant height sengon and cacao, while jackfruit have positive correlation. Increased farmer’s interest of tree planted to give positive influence to the growth of tree.

Key Word: Community Seedling Nursery, Cacao, Jackfruit, Sengon, Soil Physics Characteristic

ABSTRAK

Pemerintah RI berupaya  mengurangi penggunaan energi tak-terbarukan, salah satunya adalah dengan penghijauan pada lahan-lahan kritis. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat melalui pengembangan program KBR (Kebun Bibit Rakyat) untuk menghasilkan bibit berkualitas dalam jumlah banyak. Bibit pohon KBR ditanam pada lahan kritis milik masyarakat dalam sistem agroforestri, namun demikian evaluasi pertumbuhan tanaman masih belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini: (1) Menganalisis pengaruh kondisi fisik tanah (bobot isi (BI), porositas tanah, dan kemantapan agregat) terhadap pertumbuhan pohon hasil KBR, (2) Mengevaluasi pengaruh minat petani akan jenis pohon terhadap tingkat pertumbuhan pohon hasil KBR, (3) Menganilisis faktor dominan antara faktor biofisik dengan  minat petani dalam mempengaruhi  pertumbuhan pohon hasil KBR. Penelitian ini dilakukan dengan jalan survei sampling di Kabupaten Malang pada bulan Maret-Juli 2013, menggunakan rancangan penelitian tersarang (nested design) dengan 2 faktor yaitu  faktor lokasi (Wringinsongo, Dawuhan, Waturejo, Wonosari) dan faktor jenis tanaman (Sengon, Kakao, Nangka). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi fisik tanah beragam antar lokasi penelitian (p-value < 0,05), namun tidak ada hubungan yang erat antara perbedaan sifat fisik tanah dengan nilai diameter batang (DBH) dan tinggi tanaman kakao, nangka dan sengon umur 2 tahun. Ketiga tanaman pohon tersebut memiliki toleransi keragaman sifat fisik tanah pada daerah penelitian, (2)Kondisi sosial ekonomi (minat petani) relatif sama antar lokasi penelitian (p-value > 0,05) sehingga perbedaan minat petani terhadap nilai penting keberadaan pohon di lahannya, tidak berkorelasi secara nyata pada DBH dan tinggi jenis tanaman sengon dan kakao, namun pada tanaman nangka terdapat korelasi positif. Peningkatan minat petani terhadap pohon yang ditanam memberikan pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan pohon.

Kata kunci : Kebun Bibit Rakyat, Kakao, Nangka, Sengon, Sifat Fisik Tanah

 

 

 

 

 

Comments are closed.