Home > Abstrak, Agroekoteknologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Skripsi, Skripsi Budidaya Pertanian > Skripsi ” PENGARUH JUMLAH DAN WAKTU PEMBERIAN AIR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum) THE EFFECT OF AMOUNT AND TIME OF IRRIGATION ON GROWTH AND YIELD OF TARO (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum “

Skripsi ” PENGARUH JUMLAH DAN WAKTU PEMBERIAN AIR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum) THE EFFECT OF AMOUNT AND TIME OF IRRIGATION ON GROWTH AND YIELD OF TARO (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum “

February 26th, 2014

PENGARUH JUMLAH DAN WAKTU PEMBERIAN AIR
PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum)

THE EFFECT OF AMOUNT AND TIME OF IRRIGATION
ON GROWTH AND YIELD OF
TARO (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum)

Agus Nurchaliq)*, Medha Baskara, Nur Edy Suminarti

)*Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
Jl. Veteran, Malang 65145 Jawa Timur, Indonesia
E-mail: shugabst2@gmail.com

ABSTRAK

Semakin sempitnya luas lahan pertanian yang diikuti oleh semakin menigkatnya jumlah penduduk, mengakibatkan belum tercapainya suatu titik keseimbangan antara jumlah penyediaan bahan pangan dengan tingkat permintaannya. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka satu di antara beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sumber bahan pangan lain yang dapat berpotensi sebagai sumber karbohidrat, yaitu umbi-umbian. Umbi talas adalah satu diantara beberapa komoditas umbi-umbian yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan pangan alternatif selain beras yang bersifat sehat dan aman. Tanaman talas hanya di tanam 1 kali dalam 1 tahun, yaitu hanya pada awal musim penghujan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut dan dalam upaya untuk meningkatkan ketersediaan umbi talas, serta agar umbi talas tetap tersedia sepanjang musim, maka penelitian untuk mengetahui tingkat kebutuhan air pada tanaman talas perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon tanaman talas pada berbagai tingkatan jumlah dan waktu pemberian air serta untuk menentukan jumlah dan waktu pemberian air yang tepat pada tanaman talas. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2012 hingga Maret 2013 di green house Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman talas yang diairi sebanyak 1500 mm per musim yang diberikan 1 hari sekali, menunjukkan hasil yang paling tinggi pada seluruh komponen pertumbuhan dan hasil.

Kata kunci: Talas, jumlah air, pemberian air, cekaman air
ABSTRACT

The decreasing availability of agriculture land is followed by the increasing number of population. It causes un balance point between the food supply and the demand level. Regarding with this problem, one solution that can be done is optimizing the other food sources which can be used as the source of carbohydrate such as tubers. Taro is one of the tuber commodities which can be used as the healthy and safe alternative food sources after rice. Taro can only grow once a year especially in the beginning of rainy season. Based on this problem and in order to improve the availability of taro as well as to make it available in every season, the research to know the necessity of water in taro is needed. This research is aimed to study the taro’s response to the various level of watering amount and time. It is also aimed to decide the proper amount and time of watering for taro. It was conducted in October 2012 to March 2013 in green house of Agricultural Extension College, Bedali Village, Lawang District , Malang. The research design was randomized block design (RBD). The result showed that taro which was watered about 1500 mm per season a day showed the highest result among all components of growth and yield.

Keywords : Taro, watering, water supply, water grasp

Comments are closed.